BerandaBukuDetail Buku
Digital Wellbeing Pada Remaja

Digital Wellbeing Pada Remaja - Panduan bagi Orang Tua dan Guru BK

Senin, 22 Juni 2026
Diposting oleh:Pusat Pengembangan Literasi Digital

Ruang digital saat ini sudah seperti rumah kedua bagi anak-anak kita. Media sosial menjadi tempat bagi

anak belajar, berteman, dan mencari jati diri. Di balik semua peluang yang ada, kesejahteraan digital

adalah hak dasar anak yang harus kita lindungi bersama. Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun

2025 (PP TUNAS) dan Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026, pemerintah hadir

untuk menjaga anak-anak dari bahaya di dunia maya. Ini bukti nyata jika negara peduli dengan masa

depan generasi muda.

Kita tidak boleh pura-pura tidak melihat ancaman nyata dari '7K' (Kontak, Konten, Kecanduan, Kesehatan

Mental, Keamanan, Konsumen, Kondisi Fisik dan Fisiologis). Apalagi di usia remaja, otak dan kendali diri

anak masih berkembang, sehingga mereka sangat mudah terpengaruh oleh algoritma yang membuat

anak terus ketagihan melihat media sosial. Karena itu, pemerintah membatasi akses anak di bawah 16

tahun ke platform yang berisiko tinggi. Tujuannya sederhana: memberi “titik temu” bagi anak dan orang

tua. Dengan demikian, orang tua tidak lagi berjuang sendirian. Ada waktu dan kesempatan untuk bertemu

dan mendampingi anak membangun kekuatan diri agar bisa menggunakan gawai dengan bijak.

Informasi Buku

Judul
:
Digital Wellbeing Pada Remaja - Panduan bagi Orang Tua dan Guru BK
Penerbit
:
Google
Tanggal
:
Kontributor
:
Komdigi
Ragam
:
education
Halaman
:
ISBN 13
:

Telah diunduh
0 kali

Share Buku

KomdigiBPSDM KomdigiLiterasi Digital

Literasi Digital

Makin Cakap Digital

Makin Cakap Digital © 2023 All rights reserved